Kamis, 14 April 2011

Bikin Materi Baru, Ilmuwan Hapus Risiko Radioaktif

Headline
Ilmuwan North Carolina State University mengatakan, materi yang terbuat dari kombinasi hemicellulose, produk sampingan hutan, dan chitosan, bubuk kulit krustasea, mampu menyerap air dan mengekstrak kontaminasi di dalamnya, termasuk iodida radioaktif.
“Saat ini kami melihat Jepang, salah satu risiko kesehatan utama yang ditimbulkan kecela
kaan nuklir adalah, iodida radioaktif yang larut dalam air minum,” kata biomaterial hutan Profesor Joel Pawlak dari North Carolina State University.
Karena iodida secara kimiawi identik dengan iodida non-radioaktif, tubuh manusia tak bisa membedakannya. Alhasil, memungkinkan terjadinya penumpukan zat ini di tiroid da
n akhirnya menyebabkan kanker.
“Bahan yang kami kembangkan mengikat iodida dalam air dan menjebaknya, kemudian zat itu bisa dibuang tanpa risiko bagi manusia atau lingkungan," kata para peneliti.
Materi dalam bentuk busa padat ini juga bisa menghilangkan logam berat seperti arsenik dari air atau garam dari air laut untuk mengubahnya menjadi air minum bersih.
“Dalam situasi bencana, proses menghilangkan garam pada air minum sulit dilakukan, bahkan mustahil. Busa ini bisa membawanya dan membersihkan air tanpa perlu listrik," kata Pawlak. [mor]

teknologi.inilah.com

Tidak ada komentar: